Ma'had Aly An-Nur II Malang

  • Fikih

    Overthinking Debu Tayamum

    (Serial Ngaji Fikih Bareng Cak Nan dan Kang Hamim #1) Sah atau tidak?             Di tengah panasnya udara siang hari, Cak Nan dengan santainya makan gorengan dengan ditemani kopi panas yang baru dibuatnya. Semua terasa begitu lega menurut Cak Nan setelah mengikuti kuliah Ma’had Aly pagi hari itu. Namun, ada satu hal yang membuat kelegaannya itu sedikit tersumbat. Di pojok…

  • Fikih

    Belantik harus tahu ini!

                   Sehari-hari orang yang berprofesi sebagai belantik atau yang dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai orang yang menjual hewan ternak, akan berusaha mencari keuntungan. keuntungan dari profesi ini akan melonjak tinggi ketika banyak hewan ternak yang terjual. Dengan begitu, belantik akan berusaha dengan berbagai macam daya agar stok hewan yang dia miliki berkuantitas, dan diharapkan  penjualannya pun akan laku keras.                …

  • Akhbar

    Melatih Mental dengan Tampil di Depan Publik

    Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) dakwah diartikan sebagai penyiaran agama dan pengembangannya di kalangan masyarakat. Dari sini dapat disimpulkan bahwa dakwah merupakan suatu sarana untuk menyebarluaskan ajaran agama pada khalayak umum. Maka dari itu, tidak asing lagi jika pesantren memiliki suatu kegiatan pembelajaran dakwah, karena hal ini penting dan harus diamalkan oleh orang yang tepat. 2 Desember 2021 Mahad…

  • Fikih

    Pengguna Kacamata Sahkah Jual Belinya?

    Sudah diketahui bersama bahwa salah satu unsur yang menentukan keabsahan transaksi jual beli dalam madzhab Syafi’i terutama adalah mengetahui barang  jual juga alat tukarnya. Maka, apabila sebuah barang yang dijual tidak kasatmata, dapat dipastikan jual belinya tidak sah. Atau pun barangnya tidak teridentifikasi dengan jelas. Seperti berada di etalase atau di dalam air. Namun, apabila barang tersebut dikeluarkan dan diperlihatkan…

  • Akhbar

    Menjaga Tradisi Sorogan

    Membaca kitab kuning merupakan salah satu budaya yang harus dilestarikan di dalam pondok pesantren. Karena status santri yang disandang seseorang tidak dikatakan sah jika tidak mampu menguasai kitab kuning. Maka setiap santri yang belajar di pondok pesantren mendapat tuntutan untuk bisa membaca kitab kuning. Salah satu jalan untuk bisa membaca kitab kuning adalah dengan adanya sorogan. Dengan sorogan mental dan…