Ikhtitam dan Ijazahan Bersama Masyayikh

proses pemberian amalan oleh masyakhih

Kamis (22/06/2023 Jelang wisuda perdana Ma’ had Aly An-Nur II. Angkatan pertama mengadakan acara Ikhtitam dan Ijazahan bersama majelis masyayikh, alumni, dan para dosen. Bertempat di gedung kantor pusat An-Nur II lantai 3, sore hari pukul 16.00 .

Ikhtitam atau khataman kitab yang dipimpin langsung oleh mudir, Agus Zainuddin Badruddin Lc menjadi pembuka acara. Dengan membawakan kitab Fathul Mu ’in sebagai kitab kajian. Beliau juga membacakan kitab beserta makna Jawa sebagaimana tradisi yang berlaku di pesantren hingga saat ini.

Telah menjadi tradisi di kalangan santri An-Nur II sebelum mengakhiri sebagian kitab yang mereka kaji. Untuk meluangkan kesempatan masyayikh agar mengisi, memberi makna, dan pengetahuan tentang kitab yang hampir khatam. Kegiatan inilah yang biasa kita kenal dengan sebutan ikhtitam. Demi menggapai berkah dan ridho dari masyayikh menjadikan kegiatan ikhtitam sangat sayang untuk ditinggalkan.

Selanjutnya, kegiatan Ijazahan yang diberikan langsung oleh masyayikh, alumni dan para dosen. Ijazahan merupakan kegiatan pemberian amalan-amalan, wirid, zikir dari orang-orang tertentu seperti kiai, ustaz  kepada santri sebagai bekal untuk menghadapi lika-liku kehidupan.

Ijazahan

Pada kesempatan kali ini, Agus Syamsul Arifin mengawali kegiatan ini dengan memberikan ijazah kepada santri berupa Dalailul Khairat, dan berlanjut kepada majelis masyayikh yang lain, alumni dan dosen.

Salah satu dosen Ma’ had Aly An-Nur II, KH. Nidzom Subki, dosen ushul fikih selain memberi ijazah juga memberi nasehat kepada para santri, dalam ceramahnya beliau mengatakan:

“Dengan belajar Sullamut Taufiq cukup untuk menjadi bekal bagi diri kita sendiri, tapi dengan belajar Fathul Mu’in akan menjadi bekal kita untuk masyarakat nanti.” 

“Saya tidak menganggap sampean sebagai murid saya, melainkan murid guru saya, saya hanya pendamping kalian dalam belajar, meskipun masih banyak kekurangan” ucap beliau.

Setelah pemberian ijazah selesai, acara diakhiri dengan doa, ramah tamah dan foto bersama. Semoga Mahasantri Ma’had Aly, khususnya Ma’had Aly An-Nur II mendapatkan ilmu manfaat yang berguna bagi masyarakat, dan menjadi pendamping umat yang penuh rahmat.

Redaktur: Samsul Arifin
Penyunting: M. Ihsan Khoironi

Tulisan Lainnya